Clemens mengungkapkan, persiapan upacara puncak telah mencapai 80 persen. Salah satunya adalah pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang berlangsung sejak 14 Juli 2025, melibatkan 40 peserta. Tahun ini, Maluku Tenggara juga mengirim dua wakil ke tingkat Provinsi Maluku.
Selain itu, panitia bersama pemerintah desa, kecamatan, dan TNI telah menggelar kegiatan pembersihan desa, pengecatan, serta pemasangan atribut peringatan kemerdekaan.
Untuk perlombaan, antusiasme masyarakat dinilai tinggi. Sejumlah cabang lomba mencatat pendaftar yang cukup banyak, di antaranya:
Fotografer: 17 peserta
Videografer: 15 peserta
Ukulele: 21 peserta
Lomba nyanyi SD–SMP: 45 peserta
Lomba nyanyi SMA–umum: 52 peserta
Maluku Tenggara Idol: 97 peserta
Cerdas-Cermat SD, SMP, SMA/SMK: 38 sekolah
Gerak jalan: lebih dari 200 peserta
“Hasil lomba fotografer dan videografer akan dipamerkan di Stadion Maren. Sementara lomba gerak jalan menjadi yang paling banyak diminati,” jelas Clemens.
Ia menambahkan, pada 16 Agustus mendatang akan digelar renungan suci. Agenda Pawai Pembangunan, Kirab Bendera Merah Putih, dan Gebyar Kebangsaan yang sebelumnya dijadwalkan pada 18 Agustus, dimajukan menjadi 16 Agustus pukul 10.00 WIT. Kegiatan tersebut akan dimulai dari Lapangan Lanud Dumatubun dan berakhir di Stadion Maren Langgur.
0 Komentar