Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Lomba Dayung Perahu Naga Warnai HUT ke-80 RI di Batu Kapal Beach Maluku Tenggara

Maluku Tenggara, Liputan 21.com – Dalam semangat HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menggelar lomba dayung perahu naga di objek wisata Batu Kapal Beach, Ohoi Sathean, Kecamatan Kei Kecil, Jumat (15/8/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Dirgahayu Republik Indonesia: Bersatu Berdaulat, Membangun Olahraga Dayung Prestasi, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju dan Wisata Olahraga di Maluku Tenggara”.

Hadir Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, kepala ohoi, pimpinan OPD, tokoh adat, masyarakat, dan wisatawan.

Potensi Wisata & Olahraga

Dalam sambutannya, Bupati Thaher Hanubun menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas terselenggaranya lomba yang memadukan olahraga prestasi dan promosi wisata. Menurutnya, Batu Kapal memiliki nilai sejarah sekaligus potensi besar sebagai destinasi unggulan.

> “Batu Kapal ini bukan sekadar objek wisata, tetapi juga bukti sejarah hubungan erat masyarakat Kei dan Bali. Potensi ini harus kita kembangkan bersama, agar menjadi destinasi wisata yang menarik wisatawan lokal maupun nasional,” ujarnya.



Bupati juga mengajak seluruh pihak, termasuk media, untuk mempromosikan keindahan dan potensi Maluku Tenggara.

> “Yang terpenting adalah semangat kebersamaan. Dengan promosi yang baik, bukan tidak mungkin Batu Kapal akan menjadi tuan rumah lomba berskala nasional di masa depan,” tambahnya.



Potensi Generasi Muda

Kepala Ohoi Sathean, Yopi Renyaan, mengatakan bahwa lomba perahu naga adalah bagian dari paket desa wisata olahraga yang bertujuan membina generasi muda sejak SMP dan SMA.

> “Kita punya potensi besar di olahraga dayung. Harapannya, kegiatan ini bisa melahirkan atlet berprestasi hingga tingkat nasional dan membuka peluang jalur prestasi untuk pendidikan maupun karier,” ujarnya.



Laporan Panitia

Ketua Panitia, Ida Suryani Warayaan, melaporkan lomba dilaksanakan berdasarkan SK Kepala Ohoi Sathean tanggal 3 Juni 2025, dengan tujuan mencari bibit atlet handal dan memperkenalkan olahraga dayung kepada masyarakat.

Kegiatan berlangsung 15–18 Agustus 2025, diikuti 16 tim (9 tim SMA dan 7 tim SMP). Pendanaan berasal dari proposal, pasar amal, serta dukungan pemerintah daerah, DPRD, perbankan, BPJS Ketenagakerjaan, dan para donatur.

> “Terima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga ini menjadi agenda tahunan yang meningkatkan prestasi olahraga dayung di Maluku Tenggara,” tutupnya.



Suasana perlombaan berlangsung meriah dengan sorak-sorai penonton di sepanjang pantai, menandai bersatunya olahraga, budaya, dan pariwisata dalam satu perayaan kemerdekaan.


Posting Komentar

0 Komentar