Acara pengukuhan dihadiri oleh Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri, Pimpinan dan Anggota DPRD Malra, Plt. Sekretaris Daerah, para staf ahli bupati, para pelatih PASKIBRAKA dari TNI/Polri, para asisten Sekda, kepala perangkat daerah, serta orang tua anggota PASKIBRAKA.
Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, dalam amanatnya menyampaikan selamat kepada para anggota PASKIBRAKA yang telah resmi dikukuhkan. Ia mengapresiasi ketekunan dan disiplin para peserta selama menjalani pelatihan intensif lebih dari satu bulan.
“Menjadi anggota PASKIBRAKA adalah kebanggaan pribadi, keluarga, masyarakat, sekaligus amanah besar. Tidak semua orang mendapat kesempatan ini, karena harus melalui seleksi ketat dan panjang, mulai dari tingkat sekolah hingga kabupaten,” ujar Bupati.
Thaher menekankan bahwa keanggotaan PASKIBRAKA bukan sekadar tugas mengibarkan bendera, tetapi juga menjadi simbol perjuangan dan teladan bagi generasi muda. “Generasi emas Indonesia 2045 membutuhkan pemuda yang berkarakter, disiplin, dan bertanggung jawab. Tugas kalian adalah melaksanakan amanah ini dengan sepenuh hati,” pesannya.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih, instruktur, dan orang tua yang telah mendukung penuh anak-anak mereka hingga berhasil menjadi bagian dari PASKIBRAKA Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2025.
Pengukuhan ini menjadi momen penting sebelum pelaksanaan Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2025 mendatang di Lapangan Upacara Langgur, di mana para anggota PASKIBRAKA akan bertugas mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih.
0 Komentar