Langkah jemput bola ini dilakukan untuk memastikan berbagai program strategis nasional dapat bersinergi dengan kebutuhan riil masyarakat Maluku Tenggara.
Dalam kunjungannya, Bupati Thaher berdialog dengan pejabat di kementerian terkait, mulai dari bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pengelolaan potensi maritim. Fokus utama pembahasan adalah bagaimana pemerintah pusat dapat lebih berpihak pada daerah kepulauan seperti Maluku Tenggara yang memiliki tantangan pembangunan berbeda dengan daerah daratan.
> “Kami datang untuk memastikan Maluku Tenggara tidak hanya jadi penonton pembangunan. Daerah ini punya potensi besar, tapi juga tantangan yang nyata. Karena itu, dukungan pusat mutlak dibutuhkan,” tegas Thaher Hanubun.
Kunjungan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Maluku Tenggara tidak akan tinggal diam menunggu bantuan pusat, melainkan aktif mengomunikasikan kebutuhan masyarakat langsung ke meja kementerian.
Sejumlah isu prioritas yang ikut disoroti antara lain:
➡Percepatan pembangunan infrastruktur transportasi laut dan udara,
➡Peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan,
➡Serta optimalisasi pengelolaan potensi kelautan dan perikanan sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
Langkah strategis Bupati Thaher di Jakarta mendapat apresiasi berbagai pihak, karena menunjukkan kepemimpinan yang proaktif dan berorientasi hasil bagi masyarakat Maluku Tenggara.
0 Komentar