Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Bupati Thaher Tegaskan Bupati Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Dan Seleksi POPMAL

Langgur, Liputan21.com – Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan bahwa pelaksanaan Tournament Bola Voli Putra-Putri Bupati Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum pembinaan sumber daya manusia dan pencarian bibit-bibit atlet potensial di daerah. 

Hal tersebut disampaikan Bupati Thaher saat menghadiri Meeting Tournament Bola Voli Putra-Putri Bupati Cup 2026 yang berlangsung di Gedung Serba Guna Larwul Ngabal, Maluku Tenggara.

Menurut Bupati, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Pembangunan manusia juga harus menjadi perhatian utama, termasuk melalui kegiatan olahraga.

“Jadi kita tidak hanya baik untuk pembangunan fisik saja, tetapi kalau tidak membangun manusianya juga tidak cukup. Manusia harus dibangun, salah satunya melalui kegiatan olahraga,” ujar Thaher.

Ia berharap seluruh peserta dan panitia dapat menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga keamanan selama pertandingan berlangsung.
Bupati juga meminta agar tim-tim yang mewakili kecamatan lebih mengutamakan pemain asli dari wilayah masing-masing. 
Pemain dari luar daerah diperbolehkan untuk memperkuat tim, namun harus mengikuti ketentuan yang ditetapkan panitia.

“Jangan terlalu banyak mengambil pemain dari luar. Pakai dulu pemain yang berasal dari dalam. Kalau memang kurang, boleh mengambil pemain dari luar, tetapi dengan catatan dan aturan yang dibuat panitia,” tegasnya.

Thaher menilai Bupati Cup menjadi kesempatan penting untuk menemukan pemain-pemain terbaik yang nantinya dipersiapkan memperkuat kontingen Maluku Tenggara pada Pekan Olahraga Maluku atau POPMAL 2027.

“Dari sini pemain-pemain terbaik akan saya bawa untuk mewakili Maluku Tenggara dalam POPMAL nanti,” katanya.

Selain pemain yang berasal dari kecamatan, Bupati juga membuka ruang bagi personel TNI-Polri maupun pemain dari daerah lain untuk berpartisipasi, sepanjang memenuhi ketentuan usia dan aturan olahraga yang berlaku.

Ia mengingatkan bahwa persoalan administrasi atlet harus menjadi perhatian serius. Pemain dari luar daerah yang hendak memperkuat Maluku Tenggara harus memenuhi persyaratan sesuai regulasi agar tidak menimbulkan persoalan ketika mengikuti pertandingan pada tingkat provinsi.

“Olahraga jangan dipikir gampang. Kalau sudah sampai tingkat provinsi, semua administrasi dan aturan akan diperiksa. Jangan sampai sudah jauh-jauh datang dan ternyata tidak bisa bermain karena persoalan administrasi,” jelasnya.

Bupati juga mengusulkan agar panitia mempertimbangkan format pertandingan yang dapat memberikan ruang lebih luas bagi pemain senior dan pemain muda untuk tampil.

Ia menyebut sejumlah opsi komposisi pemain berdasarkan kelompok usia, sehingga kompetisi tidak hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk berkembang.

Thaher bahkan mendorong adanya tim talent scouting atau pencari bakat yang bertugas memantau pemain-pemain potensial selama turnamen berlangsung.

Menurutnya, tim tersebut dapat mengidentifikasi pemain yang layak dipersiapkan lebih lanjut melalui pembinaan dan latihan untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

“Kalau ada pemain yang bagus, harus ada yang melihat dan mencatat. Pemain-pemain potensial ini bisa dipersiapkan untuk mewakili Maluku Tenggara,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Thaher juga menyampaikan dukungan hadiah bagi para juara Bupati Cup 2026.

Untuk sementara, hadiah yang disiapkan yakni juara pertama sebesar Rp20 juta, juara kedua Rp15 juta, juara ketiga Rp7,5 juta, serta juara keempat Rp5 juta, masing-masing untuk kategori putra dan putri, ditambah trofi.

Bupati menyebut hadiah tersebut masih dapat bertambah apabila terdapat dukungan atau rezeki tambahan selama pelaksanaan turnamen.

Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan aman, tertib dan menjunjung tinggi fair play.

Gedung Serba Guna Larwul Ngabal yang selama ini digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk olahraga bela diri, kini juga dimanfaatkan untuk pertandingan bola voli.

Bupati meminta seluruh peserta menjaga fasilitas gedung selama pertandingan berlangsung.

“Mainlah secara normal dan jangan sengaja membuat kerusakan. Gedung ini milik kita bersama, jadi harus dijaga,” pesannya.

Thaher berharap Bupati Cup 2026 mampu melahirkan atlet-atlet berkualitas yang nantinya dapat memperkuat Maluku Tenggara pada berbagai ajang olahraga, termasuk POPMAL.

“Bola voli menjadi salah satu cabang olahraga yang akan kita bawa ke POPMAL. Karena itu, jaga mutu dan kualitas pertandingan,” tandasnya.

Pertandingan Bupati Cup 2026 dijadwalkan mulai bergulir setelah seluruh ketentuan pertandingan, sistem kompetisi, pembagian lokasi pertandingan dan regulasi pemain ditetapkan oleh panitia.

Posting Komentar

0 Komentar