Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara, Bin Raudha Arif Hanoeboen, yang hadir langsung menyambangi masyarakat sekaligus memberikan dukungan terhadap upaya pembangunan gereja setempat.
Tarian Saryat dikenal sebagai simbol kegembiraan, kebersamaan, serta semangat persaudaraan yang kuat. Setiap gerakannya mencerminkan nilai-nilai luhur yang diwariskan turun-temurun oleh leluhur masyarakat Kei.
Lebih dari sekadar pertunjukan, tarian ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap adat dan tradisi. Dalam berbagai ajang budaya seperti Festival Pesona Meti Kei, Tarian Saryat selalu menjadi daya tarik utama yang memperkenalkan kehangatan budaya Kei kepada khalayak luas.
Kehadiran Plt Kadis Pendidikan di tengah masyarakat ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya sekaligus mempererat hubungan sosial dalam kegiatan pembangunan berbasis kearifan lokal.
0 Komentar