Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Tual Achmad Yani Renuat, jajaran pimpinan OPD, unsur Forkopimcam, TNI-Polri, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tual menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri sekaligus permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas keterbatasannya dalam menjalankan tugas pemerintahan beberapa waktu terakhir.
“Saya menyampaikan mohon maaf lahir dan batin. Mungkin dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah masih ada yang belum maksimal. Apalagi saya baru selesai menjalani empat kali operasi dalam beberapa minggu terakhir, kiranya dapat dimaklumi,” ujar Renuat.
Ia berharap, kehadiran pengurus baru Pemuda dan Pelajar Ohoi Labetawi mampu membawa semangat baru dalam membangun desa serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
“Saya berharap organisasi ini mampu membangun hubungan, energi baru, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk pendidikan dan pengembangan pemuda,” tambahnya.
Wali Kota juga menekankan pentingnya makna proaktif, cerdas, dan berintegritas sebagaimana tema yang diusung. Menurutnya, proaktif bukan sekadar aktif, melainkan mampu bertindak lebih dulu tanpa menunggu perintah.
“Proaktif itu bukan menunggu disuruh, tetapi sudah siap dan bergerak lebih dulu. Pemuda harus mampu membaca kebutuhan dan mengambil peran dalam pembangunan,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyinggung pentingnya perhatian terhadap program beasiswa serta mendorong seluruh pihak untuk memastikan tidak ada anak-anak daerah yang tertinggal dalam pendidikan.
Renuat turut mengapresiasi masyarakat Ohoi Labetawi yang dinilai memiliki kesadaran tinggi dalam mendukung program pemerintah, sehingga mampu mendorong kemajuan desa dan menjadi contoh di wilayah lainnya.
“Kesadaran masyarakat di sini sangat baik. Ini menjadi kekuatan besar untuk mendorong kemajuan dan pembangunan yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal bagi pemuda Ohoi Labetawi untuk terus berkembang, meningkatkan kapasitas diri, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Acara kemudian ditutup dengan Halal Bihalal sebagai simbol mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh persaudaraan antar masyarakat pasca Idul Fitri.
0 Komentar