Tahapan pengecoran sloof menjadi bagian penting dalam proses pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), sebagai penguat struktur bangunan sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya. Satgas TMMD optimistis seluruh target pekerjaan dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah ditentukan.
Ketersediaan bahan material pun terus terpenuhi dengan baik. Pengedropan pasir, batu, kerikil, semen, besi, serta berbagai kebutuhan lainnya berjalan lancar sehingga tidak menghambat proses pengerjaan di lapangan. Hal ini menjadi faktor pendukung utama percepatan pembangunan.
Selain pembangunan rumah, sasaran pengeboran sumur juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Rata-rata titik pengeboran telah berhasil mendapatkan sumber air bersih yang sangat dibutuhkan masyarakat. Sementara itu, pembangunan dudukan profil tangki air kini telah memasuki tahap plester, menandakan progres yang terus bergerak maju.
Danramil 1503-03/Dobo, Kapten Inf Bakri Renhoat, menyampaikan bahwa seluruh personel Satgas TMMD bekerja dengan penuh semangat dan tanggung jawab.
“Dengan kerja sama yang solid antara Satgas TMMD dan masyarakat, kami optimis seluruh sasaran fisik dapat selesai tepat waktu. Ketersediaan material yang lancar sangat membantu percepatan pekerjaan di lapangan,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan TMMD ke-127 ini, diharapkan manfaat pembangunan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat serta semakin mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru.
0 Komentar