Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Maluku Tenggara pada posisi kedua terbaik di wilayah Maluku, tepat di bawah Kota Ambon.
Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, bersama Wakil Bupati C. Viali Rahantoknam, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran perangkat daerah yang telah berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Penilaian yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) ini mencakup berbagai aspek, mulai dari standar pelayanan, sarana dan prasarana, kompetensi sumber daya manusia, hingga inovasi dan responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan raihan indeks 3,43 (Kategori B), Maluku Tenggara dinilai telah menunjukkan kinerja pelayanan publik yang baik dan konsisten mengalami perbaikan. Meski demikian, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan agar mampu meningkatkan capaian pada evaluasi berikutnya.
Bupati menegaskan bahwa pelayanan publik merupakan wajah utama pemerintah daerah. Oleh karena itu, reformasi birokrasi, peningkatan integritas aparatur, serta penguatan sistem pelayanan berbasis digital akan terus menjadi prioritas.
“Capaian ini bukan akhir, tetapi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi. Pemerintah hadir untuk melayani masyarakat dengan cepat, transparan, dan profesional,” ujarnya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menargetkan peningkatan kualitas layanan yang lebih inovatif dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, sehingga mampu bersaing dan menjadi salah satu daerah dengan pelayanan publik terbaik di Provinsi Maluku.
0 Komentar