Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Bupati Malra dan Bank Indonesia Bahas Elektronifikasi Transaksi Daerah, Dorong Tata Kelola Keuangan yang Lebih Modern

Bupati Malra dan Bank Indonesia Bahas Elektronifikasi Transaksi Daerah, Dorong Tata Kelola Keuangan yang Lebih Modern


Langgur, liputan21.com — Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku di ruang kerjanya, Kamis (13/11/2025). Pertemuan tersebut membahas percepatan program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Kabupaten Maluku Tenggara.

Audiensi ini menjadi bagian dari langkah strategis Bank Indonesia dalam mendorong transformasi digital sistem pembayaran di sektor pemerintahan daerah, agar lebih efisien, transparan, dan akuntabel.

Bupati Muhamad Thaher Hanubun menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk beradaptasi dengan sistem keuangan digital.

 “Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara siap mendukung penuh penerapan elektronifikasi transaksi. Ini sejalan dengan semangat kami untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang modern, transparan, dan bebas dari kebocoran,” ujar Thaher.

Melalui program ETPD, seluruh transaksi keuangan daerah — seperti penerimaan pajak, retribusi, dan pembayaran belanja — akan dilakukan secara elektronik. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan APBD, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi dengan pemerintah daerah.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku menilai Maluku Tenggara memiliki potensi besar untuk menjadi daerah percontohan digitalisasi transaksi di wilayah kepulauan.

 “Sinergi antara BI dan pemerintah daerah sangat penting. Kami berharap Maluku Tenggara dapat menjadi model percepatan ETPD di Maluku,” ujarnya.

Pertemuan ini juga menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara Pemkab Malra dan Bank Indonesia, tidak hanya di sektor elektronifikasi, tetapi juga dalam penguatan literasi keuangan, pengendalian inflasi daerah, dan pengembangan ekonomi digital di Bumi Larvul Ngabal.



Posting Komentar

0 Komentar