Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Bingkai Ain Ni Ain Menggema di Stadion Maren, Konser Amal Bethania Satukan Malra

Langgur, Liputan21.com – Semangat persaudaraan Ain Ni Ain menggema di Stadion Maren, Langgur, Sabtu (3/10/2026) malam. Ribuan masyarakat Maluku Tenggara dan Kota Tual larut dalam kemeriahan Konser Amal Peresmian Gereja Bethania Jemaat GPM Wab Ngufar, yang bukan sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi panggung nyata solidaritas dan kepedulian antarsesama.

Mengusung semangat kebersamaan, konser amal ini menghadirkan sejumlah bintang tamu nasional dan musisi ternama, di antaranya Toton Caribo, Novia Bachmid, Wizz Baker, Mitha Talahatu, Justy Aldrin, Kapten Hip Hop, dan DJ Neville Panca. Suasana semakin semarak dengan penampilan Non Inces & MCF, Kei Dancer, Miros RWL, serta KME.

Dalam sambutannya, Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna jauh lebih besar daripada sekadar sebuah pertunjukan musik. Menurutnya, kehadiran para musisi, dukungan masyarakat, serta sumbangan yang diberikan merupakan bagian dari upaya bersama membangun harapan.

“Malam ini kita bukan hanya sedang membangun sebuah pertunjukan, tetapi kita sedang membangun harapan. Karena itu, mari kita melihat seberapa besar manfaat yang bisa kita hadirkan melalui kegiatan malam ini,” ungkap Thaher.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk memahami bahwa sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan memiliki arti besar apabila dihimpun dalam semangat kebersamaan.
Bupati mencontohkan, bantuan Rp100 ribu dari satu orang mungkin terlihat kecil. 

Namun, ketika sepuluh orang atau lebih bergerak bersama, kepedulian tersebut dapat menjadi kekuatan besar untuk menjawab kebutuhan bersama.

“Ketika kita bergerak bersama, Insya Allah, puji Tuhan, tidak ada persoalan yang terlalu berat untuk kita hadapi,” tegasnya.

Thaher juga mengingatkan bahwa di balik kemeriahan konser, tujuan utama kegiatan amal harus tetap menjadi perhatian seluruh masyarakat. Bernyanyi, bergembira, dan menikmati hiburan merupakan bagian dari kebersamaan, tetapi nilai kemanusiaan dan ketulusan memberi tidak boleh dilupakan.

Ia berharap seluruh kebaikan, tenaga, talenta, serta kontribusi yang diberikan dalam konser tersebut menjadi amal bernilai dan membawa berkat bagi semua pihak.

“Malam ini kita bersenang-senang, tetapi jangan lupa tujuan utama kita. Kita bernyanyi untuk menghibur dan bersama-sama menghadirkan kebaikan. Semoga semua yang kita berikan menjadi amal yang bernilai dan kembali kepada kita dalam bentuk berkat,” pesannya.

Bupati turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat, panitia, para artis, serta semua pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan bagi terselenggaranya konser amal tersebut.

Konser yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIT itu juga menjadi simbol kuat bahwa perbedaan latar belakang, agama, maupun komunitas bukan penghalang untuk bergandengan tangan dalam misi kemanusiaan.

Dengan dress code putih, masyarakat Maluku Tenggara dan Kota Tual tampil dalam satu semangat: MALRA–TUAL BERSATU!
Di tengah lantunan musik dan sorak kegembiraan, pesan Ain Ni Ain kembali menemukan maknanya. 

Bahwa persaudaraan bukan hanya diucapkan, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata, kepedulian, dan kesediaan untuk saling menopang.

Dari Stadion Maren, satu pesan menguat: ketika persaudaraan bergerak bersama, harapan tumbuh dan kebaikan menjadi kekuatan.
Hidup dalam Bingkai Ain Ni Ain.

Posting Komentar

0 Komentar