Langgur, liputan21.com – Pemerintah Provinsi Maluku bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak konflik sosial di Ohoi Danar, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan.Senin, 6/4/2026.

Penyaluran bantuan tersebut ditandai dengan berita acara serah terima bantuan logistik bencana sosial yang dilaksanakan antara Dinas Sosial Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.

Bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Maluku diserahkan oleh Kepala Bidang Linjamsos kepada Pemerintah Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan sebagai pihak penerima untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara juga menyalurkan bantuan tambahan melalui Dinas Sosial daerah sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi darurat yang dialami warga.

Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak konflik.

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban,” ujarnya.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan pokok dan logistik, antara lain makanan siap saji, makanan anak, kasur, tenda serbaguna, lampu emergency portable, tenda keluarga, tenda gulung, perlengkapan keluarga (family kit), perlengkapan anak (kids ware), selimut, hingga seragam sekolah dan perlengkapan ibadah.

Berdasarkan data berita acara, total nilai bantuan logistik yang disalurkan mencapai ratusan juta rupiah dan seluruh barang diterima dalam kondisi baik serta layak digunakan.

Selain itu, bantuan buffer stock dari Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara juga turut disalurkan, mencakup perlengkapan keluarga, logistik darurat, serta dukungan operasional penanganan di lapangan.

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh bantuan tersebut diperuntukkan khusus bagi penanganan bencana sosial dan harus digunakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

Kegiatan penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan kondisi masyarakat pascakonflik, sekaligus menjaga stabilitas sosial di wilayah Maluku Tenggara.

Pemerintah daerah berharap distribusi bantuan dapat berjalan tepat sasaran dan membantu masyarakat untuk segera bangkit serta kembali menjalani aktivitas seperti biasa.