Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Dari Adat Kei Untuk Indonesia, Hardiknas 2026 Malra Resmi Ditutup

Langgur, liputan 21.com– Rangkaian lomba, pameran, dan Festival Pendidikan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Kabupaten Maluku Tenggara resmi ditutup dengan meriah dan penuh makna.Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Upacara Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara ini menjadi puncak dari berbagai agenda edukatif dan budaya yang melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.

Penutupan kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, bersama unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Muhamad Thaher Hanubun menegaskan bahwa tema lokal yang diusung tahun ini, “Mengukir Adat Kei Menjadi Ilmu, Menenun Bakti bagi Ibu Pertiwi,” memiliki makna strategis dalam pembangunan pendidikan di daerah.

“Adat bukan sekadar warisan, tetapi sumber nilai, ilmu, dan karakter. Pendidikan harus berakar pada budaya, sekaligus memberi manfaat nyata bagi daerah dan bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai luhur masyarakat Kei harus terus dijaga dan ditanamkan melalui dunia pendidikan sebagai fondasi dalam membentuk generasi yang utuh dan berkarakter.

Momentum Hardiknas juga dimaknai sebagai ruang untuk memperkuat komitmen perdamaian dan persaudaraan di Bumi Larvul Ngabal. Nilai luhur “Hira mehe yanan ubun, vuut ain mehe ni ngifun, manut ain mehe ni tilur” ditegaskan sebagai pedoman hidup yang harus diwariskan melalui pendidikan.

“Pendidikan adalah kunci untuk menjaga persatuan dan membangun masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengimbau seluruh peserta didik, guru, tenaga kependidikan, serta orang tua untuk bersama-sama menghadiri upacara peringatan Hardiknas pada 2 Mei 2026.

Ia menjelaskan, peringatan Hardiknas tahun ini akan mengusung konsep parenting, yang menempatkan orang tua sebagai mitra strategis dalam pembentukan karakter anak.

“Sinergi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci dalam melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berbudaya,” tegasnya.

Bupati juga memberikan pesan khusus kepada para pelajar sebagai generasi penerus daerah.
“Anak-anakku, teruslah belajar dan berkarya. Kalian adalah harapan masa depan Maluku Tenggara,” pesannya.

Dengan penuh rasa syukur, Bupati Muhamad Thaher Hanubun secara resmi menutup seluruh rangkaian kegiatan Festival Pendidikan Hardiknas 2026.

“Dengan ini saya menutup rangkaian kegiatan lomba, pameran, dan Festival Pendidikan Hardiknas Tahun 2026,” ucapnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun pendidikan yang berakar pada budaya, berkarakter, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat Maluku Tenggara.

Posting Komentar

0 Komentar