Pertemuan berlangsung di Gedung Karsa Lantai 4, Ruang OP, Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jalan Merdeka Barat No. 8, Jakarta Pusat.
Audiensi ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya di sektor transportasi laut.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Hanubun menyampaikan berbagai kebutuhan daerah terkait peningkatan konektivitas antarwilayah kepulauan, penguatan infrastruktur pelabuhan, serta optimalisasi layanan transportasi laut bagi masyarakat.
“Transportasi laut merupakan urat nadi utama bagi daerah kepulauan seperti Maluku Tenggara. Karena itu, kami berharap adanya perhatian serius dari pemerintah pusat dalam mendukung peningkatan sarana dan prasarana, demi kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik,” ujar Hanubun.
Ia juga menekankan bahwa konektivitas yang baik akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk sektor perikanan, pariwisata, dan perdagangan antar pulau.
Selain itu, Bupati Hanubun mengharapkan adanya dukungan program strategis dari Kementerian Perhubungan, seperti penambahan rute pelayaran perintis, peningkatan kapasitas pelabuhan, serta penguatan keselamatan transportasi laut.
Menanggapi hal tersebut, pihak Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyambut baik aspirasi yang disampaikan dan menyatakan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan konektivitas wilayah kepulauan, termasuk di kawasan Maluku Tenggara.
“Kami akan menindaklanjuti usulan yang disampaikan dan melakukan kajian teknis sesuai dengan kebutuhan serta prioritas pembangunan nasional di sektor transportasi laut,” ungkap perwakilan Dirjen Perhubungan Laut.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, guna menghadirkan layanan transportasi laut yang lebih baik, aman, dan merata bagi masyarakat Maluku Tenggara.
0 Komentar