Dalam sambutan Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun yang dibacakan Plt Sekda, masyarakat diajak untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai madrasah ruhani yang mampu menumbuhkan kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian sosial terhadap sesama.
Disampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk kembali merenungkan makna turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi manusia. Al-Qur’an tidak hanya menjadi kitab suci yang dibaca, tetapi juga menjadi cahaya peradaban, kompas moral, dan sumber nilai-nilai kehidupan yang menuntun manusia menuju keadilan, kedamaian, dan kemaslahatan.
Dalam sambutan tersebut juga dikutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 185 yang menjelaskan bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia serta pembeda antara yang benar dan yang batil.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, lanjutnya, menyadari bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan pelayanan publik, tetapi juga mencakup pembangunan akhlak, spiritualitas, dan karakter masyarakat.
Nilai-nilai Al-Qur’an yang menjunjung tinggi keadilan, amanah, dan kemaslahatan disebut sejalan dengan prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Selain itu, pembangunan karakter bangsa juga ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional serta Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter yang menempatkan nilai religius sebagai fondasi pembentukan karakter generasi bangsa.
Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an selaras dengan falsafah hidup masyarakat Kei, yakni Ain Ni Ain, yang mengajarkan bahwa semua orang adalah saudara.
Nilai ini sejalan dengan ajaran Al-Qur’an dalam Surah Al-Hujurat ayat 13 yang menegaskan bahwa manusia diciptakan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa untuk saling mengenal dan membangun persaudaraan.
Melalui momentum peringatan Nuzulul Qur’an, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam keluarga dan masyarakat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta membangun Maluku Tenggara dengan semangat religiusitas, kejujuran, dan gotong royong.
“Marilah kita berdoa semoga Allah SWT senantiasa menurunkan keberkahan bagi daerah Maluku Tenggara yang kita cintai ini. Semoga kita semua diberi kekuatan untuk terus mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari serta dalam setiap langkah pembangunan daerah,” demikian kutipan akhir sambutan Bupati.
Dalam sambutan tersebut juga disampaikan firman Allah dalam Surah Ibrahim ayat 24–25 yang menggambarkan kalimat yang baik bagaikan pohon yang baik, berakar kokoh dan menjulang tinggi serta memberi manfaat setiap waktu.
Diharapkan nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi pohon kebaikan yang tumbuh subur di bumi Larvul Ngabal dan tanah Kei tercinta.
0 Komentar